MEDAN – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-78 pada Senin, 4 Mei 2026. Acara yang berlangsung khidmat di Lapangan LLDIKTI Wilayah I, Jalan Sempurna Tanjung Sari, Medan ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Ada yang unik dalam pelaksanaan tahun ini, di mana seluruh peserta upacara, mulai dari pegawai ASN hingga dosen, tampak mengenakan pakaian adat daerah nusantara atau busana tradisional. Hal ini menambah kemeriahan sekaligus menunjukkan keberagaman budaya Indonesia di lingkungan pendidikan tinggi.
Kepala LLDIKTI Wilayah I Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D bertindak sebagai Pembina Upacara. Dalam upacara tersebut, Prof. Saiful membacakan pidato tertulis dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto. Dalam amanatnya, Menteri menekankan tiga kekuatan utama dalam transformasi pendidikan tinggi di Indonesia yaitu
1. Perluasan Akses Inklusif: Memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal melalui program beasiswa seperti KIP-Kuliah dan bantuan UKT. 2. Kolaborasi Solutif: Mendorong kampus menjadi pusat inovasi yang membantu masyarakat, seperti penanganan stunting dan kemiskinan. 3. Riset Berdampak Nyata: Fokus pada penelitian yang menghasilkan solusi untuk tantangan masa depan, seperti energi terbarukan dan kecerdasan artifisial (AI).
“Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengguna ilmu pengetahuan, tetapi harus menjadi pencipta ilmu. Target kita adalah melahirkan ilmuwan kelas dunia melalui program Indonesia Road to Nobel Laureate 2045,” ungkap Menteri dalam pidatonya.
Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih dan paduan suara oleh mahasiswa/ Akper Kesdam I Bukit Barisan Medan dan dilanjutkan dengan pembacaan naskah Pancasila serta UUD 1945.
Momen istimewa terjadi saat pembacaan Keputusan Presiden RI mengenai penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dan penyematan lencana kepada para penerima Satyalancana Karya Satya 10 Tahun sejumlah 29 orang, 20 tahun berjumlah 8 orang, dan 30 tahun berjumlah 17 orang, baik dari Tenaga Kependidikan LLDikti Wilayah I maupun dari Akademisi/Dosen.
Upacara ditutup dengan doa bersama dan laporan pemimpin upacara, menandai selesainya peringatan simbolis yang diharapkan menjadi pemacu semangat kemajuan pendidikan tinggi di wilayah Sumatera Utara.


No comment